Nama belakangku yang merupakan gabungan dari nama mereka berdua, yang kukira gak kan ada duanya, eh ternyata ada ribuan jumlahnya di Google!. Aku bete banget. Berkali-kali aku protes ke mereka, kayak orang demo ke presiden buat nurunin harga sembako. Mereka hanya bilang, "Udah terlanjur, sayang..". Dan tahu kah kau,sobat? Semua protes yang kuajukan pada ortuku itu terbalas ketika aku duduk di bangku SMA. Beginilah semuanya berawal...
SISA PARAGRAF SELANJUTNYA
1 Juli 2 tahun lalu
Hay Diary,
Hari ini aku uda masuk SMA. Seneng deh. Aku dan teman-temanku uda beranjak remaja. Dari anak ingusan menjadi anak perawan, dari yang pas-pasan jadi*tambah menawan, merubah persahabatan jadi kasmaran...(walah..bo'ong deh..yang ada ni, idup malah jadi tertekan,tugas numpuk sampai berpekan-pekan!)
Demi mengikuti perkembangan itu, kurombak penampilanku. Langkah pertama, dengan menurunkan berat badanku. Maka, aku pun jogging pada hari minggu. Tapi, bukannya tambah langsing, aku malah keseleo. Itu mah apes!. Keesokan harinya aku berjalan terseok-seok ke sekolah. Cara berjalanku yang lucu tidak luput dari mata teman-teman sekelasku yang sangat kreatif dalam memberikan julukan (Baca : yang tak berperasaan dalam memberikan julukan).
Waktu itu pas banget pelajaran biologi. Pelajarannya tentang virus. Ada aja deh, kaitannya antara jalan kaya bebek dengan virus Ebola. Iya, Ebola, gak nyambung banget, kan? Tapi yang jelas, nama itu cukup konyol dan kreatif untuk mengekspresikan keadaanku. Dalam keadaan yang susah itu, anehnya mereka malah ketawa, lebar malah. Julukan ebola pun menyeruak di seluruh penjuru sekolah, dari ujung gerbang depan sampai pojokan gudang belakang. Bete,bete,bete!
8 Juli 2 tahun lalu
Heh! Diary
Kok tega banget sih,mereka...manggil aku kaya gitu. Padahal nama pemberian dari ortuku kan uda bagus.. (Nah lo..baru nyadar kalo bagus, ya?) Pokoknya, takkan kubiarkan nama dari ortuku ini terabaikan. Pembunuhan karakter ini namanya! Pembunuhan karakter!! Berani betul!
Diary : Lho kok gw yang dibentak-bentak?
Keesokan harinya, makin ramai aja yang manggil aku ebol. Malah ada yang manjangin jadi Maria Katong Shebola!. Bagaimana bisa begitu? Panjang ceritanya, kawan.
"bol, ambilin itu donk!"
"bol, yang ini artinya apa?"
"bol, buangin sampah ini, donk.."
"Ya, ampuuun, Ebboool. . !!"
Begitulah suasana kelas tiap hari. Rese banget, kan? Rasanya ingin nyedot mereka pake Vaccum Cleaner! Trus debu nya kubuang ke pulau komodo sana, biar dihisap komodo sekalian.
10 Juli 2 tahun lalu
Hih! Diary
Pokoknya, mulai besok aku gak mau lagi dipanggil ebol! Emang siapa mereka? Siapa Gue? (Nah lo. .nanya-nanya ndiri, emang siapa lo?)
Diary : Mulai amnesia ya, bos??
Keesokan harinya, aku berjalan dengan penuh percaya diri. Teriakan ebol menerjang diriku, tapi sedikitpun aku tidak menoleh. Pandanganku lurus kedepan. Badai, angin, halilintar, penjual es krim, mi ayam, sampai penjual es cendol pun takkan menggoyahkan pertahananku. Akan tetapi....tiba-tiba saja ada yang menerjangku dari belakang. Yang ini lain.
"Eb, ebool..." suara lembut nan sejuk menerjangku, kali ini tidak sempat masuk ke dalam otakku, namun langsung ditangkap oleh hatiku.
Aku menoleh. Ya ampun! Elang! Dia itu anak baru pindahan dari Bandung, OMG!
"Iya...ada apa?" balasku mengalir begitu saja.
"Aku mau ikut English Club ni, bisa daftar lewat kamu,kan?"
"Iya, tentu! Langsung aja!"
Dengan demikian dinyatakan : Rusaklah sudah pertahananku!
11 Juli 2 tahun lalu
Argh! Diary
Gagal,gagal,gagal...gagal total! ini gak boleh terulang kembali! Aku gak mau lagi dipanggil ebol! Demi harkat martabat keluarga!
Catatan: Kecuali, kalau manggil ebol nya dengan lembut nan halus kaya yang dilakuin Elang....
Diary : Terserah lu aja deh..
Keesokan harinya, teriakan ebol tak ku acuhkan. Tentu saja! Tapi hanya sampai serangan itu datang lagi menyerangku
"Eb, Ebool.." Ya Ampuun...suara lembut nan sejuk itu menarik-narik rambutku, menggelayuti lenganku, dan sedetik kemudian aku sudah berada di sampingnya.
"Ada apa?" balasku.
"Thanks ya, udah bantuin aku kemarin, bla,bla,bla,bla,bla,bla,blalalalala.......OK?" tanyanya. Elang langsung ngoceh, dan tak satu pun kata kuhentikan.
"SURE!" jawabku. Elang ngajak aku jalan!
Di cafe :
"Kamu itu menarik lo" kata Elang.
"Masa, sih?" kataku pura-pura gak ngerasa.
"Iya, kamu tau gak kenapa kamu menarik?"
"Ya gak tahu, aku gak bisa nerawang"
"Ha..ha..kamu itu kocak ya, yang paling menarik itu nama kamu, Ebol. Imut banget, manis, bikin aku ketagihan buat manggil kamu terus. Eb,Eb, Ebbooool..."
Aku tergelak tak percaya, untuk pertama kalinya dalam hidupku seolah berkata, "Ulangin lagi donk, panggil lagi! Ayok!"
12 Juli 2 tahun lalu
Whazzup! Diary
Diary. . ...aku gagal lagi,tapi......aku, aku... sebodo amat deh, mereka mau bilang aku apa! Toh bagaimanapun juga aku tetap aku!
Catatan : apalagi yang panggil Elang, mau Ebol, Ibol, Obil, obol-obol,..wokeh!!
Diary : yang benar aja,loe.. Dasar Ebol!
0 komentar:
Posting Komentar